UJI KOMPETENSI NASIONAL PESERTA DIDIK PROFESI DOKTER (UKNPDPD)
Checklist Interaktif โ Standar Kompetensi Dokter Indonesia
OSCE
๐ Progress Checklist0 / 26 langkah selesai
D03.03Tes Tuberkulin (Mantoux Test / PPD Test)
No
Langkah / Tindakan
โ
๐Panduan Klinis Tes Tuberkulinโผ
๐ Tabel Interpretasi Diameter Indurasi
0โ4 mm
โช NEGATIF
Tidak ada bukti infeksi TB atau respons imun tidak adekuat
5โ9 mm
๐ก RAGU-RAGU
Perlu evaluasi ulang atau pertimbangkan faktor risiko pasien
โฅ 10 mm
๐ข POSITIF
Pernah terinfeksi TB, pernah BCG, atau paparan mikobakteria NTM
๐ Visualisasi Skala Indurasi
0โ4 mm
Negatif
Negatif
5โ9 mm
Ragu-ragu
Ragu-ragu
โฅ 10 mm
Positif
Positif
โ ๏ธ Penting: Yang diukur adalah indurasi (pengerasan), bukan eritema (kemerahan). Ukur diameter terpanjang tegak lurus terhadap sumbu panjang lengan bawah.
๐ Catatan Khusus โ Cut-off Berbeda
Cut-off
Kelompok Pasien
โฅ 5 mm
HIV positif, kontak erat TB aktif, gambaran fibrotik pada foto toraks
โฅ 10 mm
Populasi umum, imigran dari daerah endemis, pengguna NAPZA suntik
โฅ 15 mm
Orang tanpa faktor risiko TB (skrining rutin)
๐งฎ Kalkulator Interpretasi Indurasi
๐ข Geser slider untuk menentukan diameter indurasi
0 mm25 mm
0 mm
Geser slider untuk melihat interpretasi
๐ก Cara Mengukur Indurasi yang Benar:
1. Gunakan penggaris transparan atau ballpoint
2. Raba batas indurasi dari luar ke dalam dari 4 arah
3. Ukur diameter transversal (tegak lurus sumbu lengan)
4. Catat dalam milimeter (mm)
5. Abaikan eritema โ hanya indurasi yang dihitung
โ Makna Hasil Positif (โฅ10 mm)
โ ๏ธ Hasil positif TIDAK otomatis berarti TB aktif!
Hasil positif hanya menunjukkan adanya respons imun tipe lambat (DTH) terhadap antigen TB.
Pertimbangkan pemeriksaan dahak BTA bila ada gejala
Evaluasi riwayat kontak dengan pasien TB aktif
Pertimbangkan IGRA (Interferon-Gamma Release Assay) sebagai konfirmasi
Bila LTBI terdiagnosis โ pertimbangkan terapi pencegahan TB (TPT)
โ Makna Hasil Negatif (0โ4 mm)
Hasil negatif dapat berarti:
1. Memang belum pernah terinfeksi TB
2. Respons imun lemah โ negatif palsu (false negative)
โ ๏ธ Fenomena Anergi โ Penyebab Negatif Palsu
Kondisi
Mekanisme
HIV / AIDS
Imunosupresi berat โ respons DTH hilang
Malnutrisi berat
Defisiensi imun seluler
TB milier / TB berat
Paradoks โ infeksi berat menekan respons imun
Penggunaan kortikosteroid
Imunosupresi farmakologis
Keganasan (limfoma, leukemia)
Gangguan imunitas seluler
Infeksi virus akut (campak, varisela)
Supresi imun sementara
Usia sangat muda (<6 bulan)
Sistem imun belum matur
Usia lanjut
Imunosenescence
Kesalahan teknik / penyimpanan PPD
Antigen tidak aktif
โ ๏ธ Pada pasien immunocompromised: Pertimbangkan IGRA sebagai alternatif yang lebih sensitif dan tidak dipengaruhi BCG.
๐ง Panduan Penyimpanan Vial PPD
Aspek
Ketentuan
Suhu penyimpanan
2โ8ยฐC (lemari pendingin)
Masa pakai setelah dibuka
30 hari โ buang setelah itu
Pelabelan
Tulis tanggal pertama kali dibuka pada vial
Transportasi
Kotak pendingin berisi es bila diperlukan
Paparan cahaya
Hindari cahaya matahari langsung
Pembekuan
Jangan dibekukan (<0ยฐC)
โ PPD yang rusak: Warna berubah, ada partikel, atau sudah >30 hari setelah dibuka โ JANGAN digunakan. Hasil tidak valid dan berisiko false negative.
๐ Spesifikasi Antigen PPD
Dosis standar: 0,1 mL mengandung 5 Tuberculin Unit (TU) Spuit: 1 cc dengan jarum intrakutan (26โ27 gauge) Rute: Intrakutan (IC) โ bukan subkutan, bukan intramuskular Tanda injeksi benar: Terbentuk gelembung (wheal) diameter ยฑ6โ10 mm
โ Indikasi Tes Tuberkulin
Skrining TB laten (LTBI) pada kontak erat pasien TB aktif
Skrining pada tenaga kesehatan yang berisiko tinggi
Skrining pada anak sebelum pemberian BCG (bila >3 bulan)
Evaluasi anak dengan gejala sugestif TB
Skrining pada imigran dari daerah endemis TB
Skrining sebelum terapi imunosupresan (anti-TNF, steroid jangka panjang)
Skrining pada penghuni / petugas lembaga pemasyarakatan